FKUB Se-Sulsel Ikut Meriahkan Jalan Sehat Kerukunan, Prof. Muammar Bakry: Wujud Persatuan dan Keharmonisan Antar Umat Beragama

Bone, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Selatan bersama FKUB Kabupaten dan Kota Se- Sulawesi Selatan turut serta memeriahkan Jalan Sehat Kerukunan, yang berlangsung di Lapangan Merdeka Kabupaten Bone, Rabu (07/01/26). 

Jalan sehat kerukunan, merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digagas oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

FKUB Provinsi Sulsel bersama FKUB Kab/Kota Se-Sulsel juga turut hadir memeriahkan, sebanyak 150 Orang delegasi dari lintas agama bergabung dalam kontingen FKUB, mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, Keuskupan Agung Makassar, PGIW Wilayah Sulselra, Permabdhi Sulsel, PHDI Sulsel, Walubi Sulsel dan Matakin Sulsel, selain itu rombongan FKUB juga membawa 1 unit mobil hias yang dihiasi beragam bendera dari majelis agama di Sulsel. 

Ketua FKUB Sulsel, Prof. Muammar Bakry, mengapresiasi pelaksanaan jalan sehat kerukunan yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel. ia menilai kegiatan ini adalah wujud komitmen bersama dalam memperkuat kerukunan. 

“FKUB Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Jalan Sehat Kerukunan dalam rangka Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai kerukunan, toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Sulawesi Selatan,” ungkapnya. 

Prof. Muammar Bakry juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh perwakilan FKUB Kabupaten/Kota dari semua majelis agama yang hadir, ia menyampaikan bahwa semangat persaudaraan dan harmoni senantiasa terjaga dalam rumah kerukunan umat beragama. 

“Melalui Jalan Sehat Kerukunan, semangat persaudaraan dan harmoni sosial semakin tumbuh, Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus FKUB yang hadir dari berbagai mejelis agama, utamanya kepada FKUB Bone yang telah bersedia menyiapkan segala kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan ini, kita tentu sepakat, FKUB adalah rumah kerukunan umat beragama,” tutupnya. 

Sementara itu, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar bersyukur dapat melaksanakan Hari Amal Bakti di kampung halamannya.

“Alhamdulillah yang selalu saya rindukan keluarga besar Sulawesi Selatan khsususnya Kabupaten Bone, tempat kelahiran saya,” kata Menteri Agama RI kelahiran Ujung, Kecamatan Dua Boccoe ini.

Menag RI,  menekankan bahwa Hari Amal Bakti bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian, toleransi, serta persatuan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.

Tinggalkan komentar