
Makassar, fkub-sulsel.org., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Selatan ajak mahasiswa menjadi konten kreator kerukunan di media sosial, hal ini disampaikan Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., MA. dalam sambutannya pada kegiatan Penguatan Moderasi Beragama dan Dakwah Inklusif Bagi Mahasiswa, yang berlangsung di Auditorium KH. Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar, Kamis (15/01/25).
Kegiatan dengan tema “Dakwah Moderat dan Inklusif, Peran Mahasiswa dalam Merawat Keberagaman di Era Digital” diikuti 200 Orang Mahasiswa lintas Fakultas UIM Al-Gazali Makassar. selain itu, juga menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten dalam moderasi beragama dan mediator konflik sosial.
Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., MA., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini, ia menilai pembinaan bagi mahasiswa tentang moderasi beragama adalah hal yang sangat penting dalam mewujudkan kerukunan di masyarakat khususnya generasi muda.
“Atas nama Universitas Islam Makassar Al-Gazali menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Sulsel, berkenan melakukan acara untuk pembinaan pada anak-anak kita mahasiswa di UIM Al-Gazali, Mudah-mudahan kalian yang hadir sebagai agen moderasi dan kerukunan umat agama yang inklusif ini bisa berdampak pada halayat masyarakat luas,” ungkapnya.
Prof. Muammar berharap, mahasiswa terlibat aktif dalam mengkampanyekan moderasi beragama, kerukunan dan perdamaian di dunia maya.
“Jadi 200 yang mengikrarkan dirinya sebagai agen kerukunan hari ini, itu kita harapkan bisa berdampak di dunia maya. Coba bayangkan kalau 200 memanfaatkan TikTok-nya, 200 memanfaatkan Instagram-nya dan facebooknya, lalu masing-masing punya teman mungkin sekitar seratusan, berarti ratusan pesan kedamaian hari ini akan berkibar dari UIM Al-Gazali, Itu sebenarnya harapan dari Kementerian Agama,” harapnya.