Hidupkan Semangat Waisak, Pembimas Buddha Gelar Aksi Bersih-Bersih Rumah Ibadah

Makassar, fkub-sulsel.org., Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Sumarjo, mengajak umat Buddha memaknai perayaan Waisak tidak hanya melalui ritual keagamaan, tetapi juga lewat aksi nyata menjaga kebersihan dan merawat rumah ibadah.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan bakti sosial berupa aksi bersih-bersih di Vihara Sasanadipa, Minggu (17/5/2026), yang melibatkan Wanita Theravada Indonesia, Persatuan Umat Buddha Indonesia, serta umat Buddha setempat.

Kegiatan berlangsung usai pujabakti rutin mingguan dengan suasana penuh kebersamaan. Para peserta bergotong royong membersihkan altar puja, ruang Dhammasala lama di lantai dua, hingga ruang Dhammasala baru di lantai satu. Tidak hanya membersihkan area fisik, kegiatan itu juga menjadi ruang mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat pelayanan di kalangan umat.

Menurut Sumarjo, menjaga kebersihan vihara merupakan bagian dari praktik Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan rumah ibadah mencerminkan penghormatan kepada Buddha sekaligus bentuk tanggung jawab spiritual umat terhadap ruang suci yang digunakan bersama.

“Menjaga vihara tetap bersih dan nyaman bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga bentuk penghormatan, bakti, dan puja kepada Buddha Gotama melalui tindakan nyata,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Vesakha Sananda 2570 BE yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI melalui Surat Edaran Nomor 106 Tahun 2026. Program itu mengajak umat Buddha di berbagai daerah mengisi momentum Waisak melalui kegiatan spiritual, sosial, dan pelayanan kemasyarakatan.

Ketua PD Wandani Sulsel, Merry, mengatakan aksi bersih vihara menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan menyambut Waisak tahun ini. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan donor darah, kegiatan sosial bagi anak asuh melalui penjualan pakaian layak pakai, Sebulan Pendalaman Dhamma (SPD), serta sejumlah program pembinaan umat lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai ekoteologi Buddhis tampak diwujudkan dalam bentuk sederhana namun bermakna. Kepedulian terhadap kebersihan vihara dipandang bukan hanya sebagai tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari upaya menjaga harmoni antara manusia, lingkungan, dan kehidupan spiritual.

Perwakilan Vihara Sasanadipa menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas organisasi Buddhis yang dinilai membawa energi positif bagi umat. Kebersamaan dalam aksi gotong royong itu diharapkan terus tumbuh sebagai semangat bersama dalam memperkuat saddha atau keyakinan kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha. (Mrj)

Sumber : https://sulsel.kemenag.go.id/post/pembimas-buddha-kanwil-kemenag-sulsel-ajak-umat-hidupkan-semangat-waisak-lewat-aksi-bersih-vihara

Tinggalkan komentar