Hadiri Sidang PGIW Sulselra, Wakil Ketua FKUB Sulsel: PGIW adalah Mitra Strategis FKUB dalam Merawat Kerukunan

Makassar, fkub-sulsel.org., Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri Sidang Wilayah XIV Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulselra) yang berlangsung di Myko Hotel and Convention, Makassar, Kamis (26/02/2026).

Sidang Wilayah XIV PGIW Sulselra dibuka oleh Ketua MPH PGI Pdt. Jackievya Fritz Manuputty, dengan semangat meneguhkan keesaan gereja, merumuskan strategi bersama dalam misi pelayanan, serta mengevaluasi program untuk merespons isu sosial dan keagamaan di tingkat wilayah.

Diketahui, Gereja Toraja Mamasa (GTM) bertindak sebagai Tuan pelaksanaan sidang ini. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Staf Ahli Gubernur Dr. Since Erna Lamba, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Ali Yafid, M.Pd.I., Bupati Mamasa Welem Sombolangi, Wakil Ketua FKUB Sulsel, Ketua PGI Wilayah Sulselra Pdt. Adrie O. Massie, serta para Ketua Majelis Sinode.

Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kontribusi gereja dalam merawat kerukunan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Sidang Wilayah PGIW Sulselra ini sebagai forum strategis untuk memperkuat peran keagamaan yang inklusif dan responsif terhadap dinamika sosial,” ujar Ali Yafid.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama terus mendorong kolaborasi lintas agama dalam membangun harmoni dan menjaga stabilitas daerah.

“Kerukunan umat beragama bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata, dialog yang berkelanjutan, serta kerja sama dalam menjawab persoalan sosial kemasyarakatan. Kemenag siap bersinergi dengan seluruh elemen gereja dan pemangku kepentingan lainnya,” tegasnya.

Senada dengan H. Ali Yafid, Prof. Dr. H. M. Ghalib, MA., selaku Wakil Ketua FKUB Sulsel menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang PGIW Sulselra menjadi momentum untuk memperkuat peran majelis agama dalam membangun kerukunan di Masyarakat.

“Persidangan PGIW ini menjadi momentum penting dalam membangun peran strategis majelis agama dalam memperkuat kerukunan di masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Ghalib berharap, PGI Wilayah Sulselra dapat menjadi mitra stretegis FKUB Sulsel dalam merawat kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan dan Tenggara.

“Tentu FKUB Sulsel berharap, PGIW dapat menjadi mitra strategis dalam merawat kerukunan umat beragama” tutupnya.

Tinggalkan komentar